Desa Mekarsari
Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat
Sejarah Desa

Desa Mekarsari merupakan salah satu desa di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa ini resmi terbentuk pada tahun 2011 sebagai hasil pemekaran dari Desa Dasan Tereng. Tujuan utama dari pemekaran ini adalah untuk mempercepat pelayanan publik, memperluas jangkauan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan responsif.
Desa Mekarsari berdiri pada tanggal 11 Nopember 2011 berdasarkan Peraturan daerah nomor 8 tahun 2011. Sebelum pemekaran dari Desa Dasan Tereng awalnya wilayah desa Mekarsari merupakan satu dusun yaitu Dusun Karang Kates, kemudian pada tahun 2001 dimekarkan menjadi 2 dusun yaitu Dusun Karang Kates dan Dusun Pemangket.
Sejak terbentuk, Desa Mekarsari menunjukkan kemajuan pesat dalam berbagai sektor, terutama di bidang pariwisata dan digitalisasi desa. Pada tahun 2020, desa ini ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebagai salah satu dari 11 desa wisata yang masuk dalam kawasan Destinasi Super Prioritas (DSP) Mandalika. Penetapan ini menjadi titik balik penting dalam pengembangan potensi lokal, khususnya melalui sektor pariwisata berbasis masyarakat.
Inovasi wisata yang dikembangkan di Desa Mekarsari antara lain konsep “Three Sunnah” – yaitu berenang, memanah, dan berkuda, yang dipadukan dengan wisata agro pertanian dan edukasi. Keunggulan geografis dan potensi pertanian yang subur menjadi daya dukung utama bagi konsep wisata ini.
Selain menjadi desa wisata, Desa Mekarsari juga dikenal sebagai pelopor Desa Digital dalam pengembangan inovasi penggunaan Digital di Kabupaten Lombok Barat. Pemerintah Desa aktif memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan transparansi, efisiensi pelayanan publik, serta mempermudah akses informasi bagi masyarakat. Portal desa, layanan administrasi berbasis online, serta pemanfaatan media sosial dan aplikasi komunikasi digital telah menjadi bagian dari sistem pemerintahan desa yang modern dan terbuka.
Berbagai inovasi dan capaian tersebut telah membawa Desa Mekarsari meraih sejumlah penghargaan dan pengakuan bergengsi di berbagai tingkat. Salah satu prestasi paling membanggakan adalah meraih Juara II Lomba Desa Tingkat Nasional Regional IV Tahun 2022, yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Penghargaan ini menjadi bukti konkret keberhasilan kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menciptakan desa yang inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan.
Dengan sejarah yang relatif muda namun sarat prestasi dan inovasi, Desa Mekarsari kini berada di garis depan sebagai model pembangunan desa modern yang menggabungkan kekuatan lokal, kemajuan teknologi, dan semangat gotong royong dalam membangun masa depan desa yang lebih baik.
Arti Lambang Desa Mekarsari
Latar belakang lambang berwarna ;
- Latar warna hijau berarti subur. Maksudnya Desa Mekarsari mempunyai tanah yang subur, baik untuk pertanian maupun perkebunan.
- Sebelah atas warna Biru berarti Damai. Artinya masyarakat Desa Mekarsari selalu berusaha untuk dapat hidup dalam kedamain dan
- Padi dan Kapas melambangkan Kemakmuran dan Kesejahteraan sebagai cita-cita masyarakat Desa Mekarsari
- Bunga Laos, simbol kehidupan manusia yang sampai akhir hayatnya akan tetap dikenang kebaikan maupun keburukannya, dengan simbol ini pemimpin dan masyarakat desa Mekarsari ingin dikenang atas ikhtiar dan sumbangsih terhadap kemajuan desa.
- Simbol bintang diatas bunga Laos yang melambangkan berketuhanan yang maha esa, artinya mayarakat desa Mekarsari wajib menjalankan ajaran agama sesuai dengan kenyakinannya.
Motto Desa Mekarsari adalah:
- Cerdas, kecerdasan dalam merencanakan program dan pembangunan desa;
- Cerdik, kecerdikan dalam melaksanakan program dan pembangunan desa;
- Cermat, kecermatan dalam pengawasan program dan pembangunan desa
Tokoh Masyarakat yang menjadi penggagas berdirinya Desa Mekarsari Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat adalah :
|
NO |
NAMA |
JABATAN |
ALAMAT |
|
1 |
Ir. H. M. Jumahir |
Toga |
Kr. Kates |
|
2 |
Sapinah |
Kadus |
Kr. Kates |
|
3 |
Sapinah |
BPD |
Kr. Kates |
|
4 |
Mohri |
Tomas |
Kr. Kates |
|
5 |
Agip |
Tomas |
Tempit |
|
6 |
Amaq Remi |
Toga |
Tempit |
|
7 |
Amaq Lemah |
Tomas |
Tempit |
|
8 |
Amaq Eni |
Toga |
Kebon Beleq |
|
9 |
Mahrup |
Tomas |
Kebon Beleq |
|
10 |
Ridwan |
Rt |
Kebon Beleq |
|
11 |
H. Munawar |
Tomas |
Kr. Luah |
|
12 |
Munardi |
BPD |
Kr. Luah |
|
13 |
Samsudin |
Tomas |
Kr. Luah |
|
14 |
HM. Saleh Sanusi SH. |
Toga |
Pemangket |
|
15 |
Ibah |
Kadus |
Pemangket |
|
16 |
Abd. Rahman |
Tokoh Remaja |
Kr. Luah |
|
17 |
H. Ma’ah S.Pd. |
Toga |
Nyangget |
|
18 |
Supardi |
Tomas |
Nyangget |
|
19 |
Amaq Nar |
RT |
Kr. Luah |
|
20 |
H. Sukiman Hasan |
Toga |
Pemangket |
Berikut daftar nama-nama kepala Desa Mekarsari sejak tahun 2011 adalah:
|
NO. |
NAMA KEPALA DESA |
TAHUN |
|
1. |
SAPINAH |
2011 – 2012 (PLT) |
|
2. |
SAPINAH |
2021 – 2019 |
|
3. |
SAPINAH |
2019 – 2027 |



H Subardi
08 Oktober 2025 12:20:23
Mekarsari bersih dan berbudaya Mekarsari DEWI DEDI , Desa Wisata Desa Digital PERBANYAK UMKM...